fbpx

Mengenal Book Chapter Internasional dan Ketentuan Penyusunannya

book chapter internasional
sumber foto : freepik.com

Pernahkah mendengar istilah book chapter internasional? Istilah book chapter secara etimologi memang bisa diterjemahkan menjadi bab atau bagian dari suatu buku. Namun jika dialihkan ke dunia perguruan tinggi atau dunia pendidikan secara umum, definisinya akan berbeda. 

Baca juga : Berkenalan Dengan Program Dosen Merenung Dan Tujuannya

Sekilas Tentang Book Chapter Internasional 

Bagi siapa saja yang berkecimpung di dunia akademisi dijamin sangat familiar dengan istilah book chapter internasional. Istilah ini juga dikenal dengan sebutan buku bunga rampai. 

Jadi book chapter disini merupakan buku yang didalamnya berisi kumpulan karya ilmiah yang sudah diselesaikan. 

Secara umum book chapter ini terdiri atas tim riset sekaligus konten riset yang memang berbeda-beda. Namun antara karya ilmiah satu dengan yang lainnya, atau antara riset satu dengan riset lainnya saling berhubungan. 

Praktis penyusunannya lebih rumit dibandingkan menyusun satu karya ilmiah, misalnya saja artikel ilmiah atau mungkin makalah tunggal. Sebab disini akan menggabungkan sejumlah artikel ilmiah tersebut menjadi satu dan harus saling berhubungan. 

Di sejumlah perguruan tinggi penyusunan book chapter internasional menjadi bagian penting dalam menunjang basic ranking. Selain itu penyusunan sekaligus publikasinya akan memberikan sejumlah manfaat bagi banyak pihak. 

Sebab sebagaimana manfaat penerbitan karya ilmiah tentu isi di dalamnya bisa menjadi solusi suatu permasalahan. Bisa pula dijadikan media untuk memperbarui maupun mengembangkan suatu ilmu pengetahuan dan teknologi. 

Ketika dipublikasikan, maka book chapter internasional ini tidak hanya bermanfaat untuk dosen beserta tim lain yang menyusunnya. Sekaligus bermanfaat bagi masyarakat luas di seluruh dunia. 

Maka selain harus paham bagaimana menyusun book chapter internasional juga harus paham bagaimana mempublikasikannya di ranah internasional. Meskipun pada dasarnya berhasil menyusun book chapter atau bunga rampai sudah menjadi prestasi tersendiri. 

Penerbitannya pun pada dasarnya bisa hanya dicetak di penerbit mayor maupun di self publish. Hanya saja ketika karya ilmiah ini bisa dikenal luas maka akan lebih bermanfaat, terutama di lingkungan perguruan tinggi dimana dosen penyusunnya aktif menjalankan tugas dan kewajiban. 

Seorang dosen profesional dan juga kalangan akademisi pada umumnya memang diharapkan bahkan diwajibkan untuk menyusun karya ilmiah. Selain itu diharapkan penelitian dan karya ilmiah yang ditulis berhubungan dengan ilmu dan keahlian yang dimiliki. 

Sehingga pemaparannya lebih detail, dan penyusunan book chapter internasional lebih mudah. Sebab menyusun sesuatu yang sudah diteliti sendiri dan diketahui hasilnya, sekaligus dipahami secara detail bidang yang diteliti tersebut. 

Selain diperlukan keahlian dan ilmu mendalam sebelum menulis bunga rampai. Diperlukan pula sosok editor yang juga paham terhadap bidang yang dibahas di dalam kumpulan karya ilmiah tersebut. 

Sebab agar bunga rampai ini lebih enak dibaca dan bermanfaat maka penyusunan antara satu konten karya ilmiah dengan yang lainnya harus berhubungan dan dibuat secara bertingkat. Maksudnya adalah meletakan karya ilmiah yang sifatnya dasar di bagian depan dan berlanjut ke bagian yang lebih memperdalam karya ilmiah sebelumnya. 

Sehingga penyusunan dari book chapter internasional tidak bisa asal disusun dan disatukan. Melainkan ditata sedemikian rupa agar tidak hanya tebal dan berisi kumpulan karya ilmiah. Namun juga menjadi sangat mudah untuk dibaca dan dipahami isinya secara keseluruhan. 

Keberadan book chapter atau bunga rampai memang bisa memudahkan pembaca untuk mendapatkan literatur relevan yang lengkap. Sebab isi di dalamnya sengaja dibuat saling berhubungan dan berurutan. 

Hanya saja kelemahan dari bunga rampai ini adalah adanya kemungkinan pembahasan tertentu diulang-ulang. Sebab yang namanya penyusunan karya ilmiah jika saling berhubungan akan mencantumkan beberapa hal yang sama dengan karya ilmiah sebelumnya, terutama yang dijadikan referensi. 

Ketentuan dalam Penyusunan Book Chapter 

Book chapter internasional selain tidak bisa ditulis secara asal-asalan juga tidak bisa dicetak asal-asalan pula. Selain membutuhkan editor yang memang paham di bidang yang dibahas di dalamnya. 

Juga membutuhkan sejumlah poin yang sesuai dengan ketentuan penyusunan book chapter secara umum. Seperti: 

  1. Dikeluarkan oleh sebuah lembaga penerbitan, baik penerbit di lingkungan pemerintah maupun yang dikelola oleh swasta internasiona. 
  2. Memiliki ISBN (International Standard Book Number) baik untuk terbitan tunggal maupun terbitan revisi atau terbitan selanjutnya. 
  3. Sudah melewati proses editorial, sehingga isi kumpulan karya ilmiah di dalam book chapter ini sudah dipastikan kebenaran ilmu dan juga tata bahasanya. 

Elemen di Dalam Book Chapter Internasional 

Book chapter sebagai luaran profesi dosen menjadi hal wajib untuk disusun, setelah memahami pengertian dan ketentuan dalam penyusunannya. Maka bisa mencoba mengulik lebih dalam mengenai elemen di dalam penyusunan book chapter tersebut. 

Dilansir dari berbagai media, book chapter yang termasuk ke dalam jenis buku ilmiah memiliki sejumlah elemen wajib di dalamnya. Detail elemen tersebut adalah: 

1. Sampul 

Elemen pertama di dalam book chapter adalah sampul atau cover, yang berfungsi sebagai tampilan luar dari karya ilmiah tersebut. Sampul akan menampilkan intisari dari karya ilmiah di dalamnya, yakni termuat di dalam judul. 

Selain terdapat informasi judul, di dalam sampul juga memuat informasi mengenai nama penulis. Bisa juga ditambah detail lain yang memang diperlukan, saat menyusun dan mempublikasikan book chapter tersebut. 

2. Karya Cipta 

Karya cipta di dalam karya tulis ilmiah adalah hak cipta terhadap karya ilmiah tersebut. Yakni menunjukkan pemilik atau penyusun dari karya ilmiah agar memiliki perlindungan hukum. Misalnya, ketika ada yang melakukan tindak plagiat maka pelaku akan dikenakan sanksi sesuai Undang-Undang Hak Cipta. 

3. Pendahuluan 

Elemen berikutnya di dalam book chapter internasional adalah pendahuluan. Pendahuluan berisi beberapa pembahasan dimulai dari latar belakang, pokok masalah, tujuan, dan juga ruang lingkup. Isinya bisa disesuaikan dengan tema dan hasil penelitian dari book chapter yang disusun. 

4. Daftar Isi 

Elemen lainnya adalah daftar isi, karena book chapter nantinya berbentuk buku dengan ratusan halaman. Maka penyusunan daftar isi sangat diperlukan untuk memudahkan pembaca menemukan bab yang dibutuhkan dengan cepat. 

5. Pengantar

Elemen pengantar pun sebaiknya tidak terlupakan untuk menyempurnakan susunan dari book chapter. Sama seperti karya ilmiah jenis lainnya, pengantar berisi kalimat pembuka yang menyampaikan beberapa hal yang dianggap penting oleh penyusun. 

Mulai dari ucapan syukur, ucapan terima kasih, sekilas tentang tujuan penelitian, sekilas tentang proses penyusunan, dan lain sebagainya. Kata pengantar ini akan membantu penulis mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang membantu penyusunan karya tulis. 

6. Batang Tubuh 

Batang tubuh juga menjadi salah satu elemen penting di dalam book chapter internasional, sehingga wajib ada. Sesuai dengan namanya, batang tubuh akan memaparkan isi dari book chapter tersebut. 

Semua pembahasan dari beberapa hasil penelitian dan jurnal yang disatukan akan masuk ke bagian batang tubuh ini. Penyusunan beberapa jurnal ilmiah dan karya ilmiah lain perlu disesuaikan urutannya agar mudah dipahami dan lebih sistematis. 

7. Ucapan Penghargaan 

Buku ilmiah, termasuk juga book chapter di dalamnya akan terdapat bagian ucapan penghargaan. Sesuai dengan namanya, pada bagian ini pihak penulis akan menyampaikan beberapa ucapan terima kasih. 

Berbeda dengan kata pengantar yang bisa disampaikan secara sekilas. Pada bagian ucapan penghargaan ini, ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak yang ikut berkontribusi. Namun sifatnya opsional, sehingga tidak wajib ada di book chapter maupun buku ilmiah jenis lainnya. 

8. Indeks 

Indeks merupakan elemen penting di dalam book chapter, fungsinya adalah menampilkan daftar istilah penting lengkap dengan nomor halaman. Sehingga pembaca bisa mengetahui beberapa istilah penting di dalam book chapter dengan sangat mudah. 

9. Glosarium 

Elemen opsional lain di dalam book chapter adalah glosarium, yang berisi daftar istilah penting dengan pengertiannya. Biasanya diurutkan sesuai abjad. 

10. Daftar Acuan 

Book chapter juga wajib terdapat  daftar acuan yang berisi informasi yang diacu dari sumber lain dan kemudian dimanfaatkan dalam kegiatan penelitian. 

Elemen di atas tentu sifatnya penting untuk membantu menyempurnakan isi dari book chapter. Oleh sebab itu, ketika akan menyusunnya maka wajib mengetahui dan menambahkan elemen-elemen di atas. 

Penulis : duniadosen.com/Pujiati
Editor : Wahyudha Wibisono

sumber: 
https://sie.telkomuniversity.ac.id
https://www.kompasiana.com
https://penerbitdeepublish.com/book-chapter-bunga-rampai

RELATED POST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about

Get Started

Hubungi kami

Jl. Rajawali, Gg. Elang 6, No.2 Drono, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, D.I.Yogyakarta 55581

Email : duniadosenindonesia@gmail.com

Telpon : 081362311132