fbpx

Warming Up Menjadi Penulis dan Apa manfaatnya Menulis?

Warming Up Menjadi Penulis dan Apa manfaatnya Menulis?

Warming Up Menjadi Penulis dan Apa manfaatnya Menulis? – Sobat. Menulislah sekarang juga. Menulis apa saja yang bisa Anda tulis. Menulislah tanpa memikirkan dampak yang akan diperoleh dari kegiatan  menulis. Menulis dan sebarkan sebanyak mungkin kepada orang lain. Menulislah di blog, di facebook, di telegram, WA atau BiP. Pokoknya menulislah kalau tidak Anda akan menjadi manusia prasejarah.

Sobat. Kalau kita berolahraga saja ada warming up nya. Maka untuk  menjadi penulis yang handal pun membutuhkan warming up dan kebiasaan yang menunjang terwujudnya kebiasaan berkarya atau menulis. Apa saja sobat? 

Ada beberapa hal yang harus kita lakukan jika kita ingin menjadi penulis yang handal :

1. Teruslah Melatih kreativitas.

Tidakkah kita ingin menikmati gudang ide yang tiada batasnya yang bisa kita ambil setiap saat? Itulah yang akan diberikan pola pikir kreatif pada kita. Untuk itu, tak peduli apa yang bisa kita lakukan sekarang ini, kreativitas bisa meningkatkan kapabilitas kita. Kreativitas adalah kemampuan melihat apa yang dilihat dan dipikirkan orang lain dan yang tidak pernah dipikirkan sebelumnya oleh orang lain sehingga kita bisa melakukan apa yang belum dipikirkan orang lain.

2. Banyak Membaca.

Membaca adalah jendela dunia. Dengan membaca kita bisa menjelajahi dunia sekalipun hanya berada di kamar. Sisihkan waktu 1 jam tiap hari untuk membaca buku-buku yang bergizi bagi kehidupan kita.

3. Rajin Menulis Diary.

Tulislah kisah sukses harian kita setiap hari menjelang tidur malam dalam buku diary. Hal ini sangat membantu kita dalam melakukan afirmasi  positif pada diri kita.

4.  Berkorespodensi.

Kalau kita punya kebiasaan berkorepodensi dengan teman-teman kita baik di dalam negeri maupun di luar negeri maka hal ini sangat bermanfaat dan  menambah wawasan kita. Khasanah pengetahuan kita akan bertambah pula dan salah satu modal yang berharga untuk menjadi penulis.

5.  Senang berdiskusi.

Dengan berdiskusi akan melatih otak kreatif kita. Seorang Fisikawan, Tom Hirschfield menyatakan, “ Jika Anda tidak ajukan pertanyaan ‘Mengapa ini?’ sesering mungkin, orang lain akan bertanya ‘Anda kenapa?’ Jika kita ingin berpikir kreatif, kita harus ajukan pertanyaan yang bagus. Kita harus menantang prosesnya.”

6. Melihat lebih dekat.

Mengeksplorasi berbagai kemungkinan membantu menstimulasi imajinasi, dan imajinasi sangat penting bagi kreatifitas. Sebagaimana dikatakan Albert Einstein, “Imajinasi jauh lebih penting daripada pengetahuan.”

7. Akrab dengan bahasa.

Kalau kita banyak membaca dan menulis maka otomatis kita akan akrab  dengan bahasa sehingga khasanah bahasa dan pilihan kata kita akan variatif dan kreatif.

Enjoy This life! Jalani kehidupan ini dengan penuh semangat dan optimis. Buat pernyataan harian setiap bangun tidur, “Prestasi apa yang hari ini bisa saya torehkan yang menjadikan Allah ridho dan bangga kepada diri saya. Prestasi apa yang bisa saya torehkan hari ini yang menjadikan keluarga dan orang tua saya bangga?” kemudian kita jawab dengan tindakan nyata. Maka Insya Allah kehidupan kita akan luar biasa.

Baca juga : 6 Karakteristik Dalam Penulisan Karya Ilmiah

Sobat. Adapun AMBAK-nya Menulis itu. Apa manfaatnya bagiku Menulis? Pertanyaan ini sering ditanyakan oleh para dosen. Semoga jawaban singkat ini bisa menjadi motivasi bagi teman–teman untuk menulis buku dan berbagi ilmu dengan tulisan :

  1. Membagikan dan menyebarkan ilmu pengetahuan kepada orang lain akan mendapatkan pahala yang tiada tara.
  2. Dengan rajin menulis dan menerbitkan buku, anda akan terpacu untuk  lebih kebanggaan diri dan lebih menikmati pekerjaan.
  3. Membantu mempromosikan nama jurusan, fakultas, dan universitas  tempatnya bekerja karena memiliki penulis dan pengajar handal.
  4. Menunjukkan pada dunia bahwa anda memang mahir di bidangnya.
  5. Sebagai alat membangun jaringan, media promosi diri, dan meningkatkan value diri.
  6. Mendapatkan pemasukan tambahan dengan memperoleh passive income.
  7. Sebagai media untuk kenaikan pangkat/jabatan dan mendapat angka  kredit poin.
  8. Menghindari kepikunan dan meningkatkan kualitas diri.
  9. Mewariskan ilmu bagi peradaban mendatang.

Hasil riset Dr. Pennebaker menyatakan, Menulis tentang pikiran dan perasaan terdalam tentang trauma yang mereka alami menghasilkan suasana hati yang lebih baik, pandangan yang lebih positif, dan kesehatan fisik yang lebih baik.

Hasil penelitian beliau mengenai para mahasiswa di Pusat Kesehatan Mahasiswa, diantara manfaat menulis menurut Dr. Pennebaker : Menulis menjernihkan pikiran, Menulis mengatasi trauma, Menulis membantu mendapatkan dan mengingat informasi baru, Menulis membantu memecahkan masalah, Menulis “bebas” membantu kita ketika kita terpaksa harus menulis.

Sobat, Hernowo menyatakan bahwa menulis bisa menjadi sebuah kemampuan yang sangat berharga dalam mempelajari dan menghadapi dunia. Pada kesempatan yang tepat, menulis bisa meningkatkan kesehatan  fisik dan mental. Meskipun bukan suatu obat yang manjur, penggunaan kegiatan menulis secara bijaksana bisa memperbaiki kualitas kehidupan bagi sebagian besar dari kita.

Sobat. Arvan Pradiansyah mengatakan bahwa menulis sesungguhnya adalah sebuah proses untuk menjadi diri kita yang sebenarnya. Bahkan, menulis sesungguhnya adalah sebuah proses untuk menjadi diri kita seutuhnya. Sebuah proses pergulatan untuk menemukan diri kita yang sejati.

Ayo Menulislah untuk menginspirasi Indonesia menjadi lebih baik dan lebih baik lagi!

Penulis: DR. Nasrul Syarif M.Si 
Editor: Wahyudha Wibisono (duniadosen.com)

Share ke sosial media

RELATED POST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about

Get Started

Hubungi kami

Jl. Rajawali, Gg. Elang 6, No.2 Drono, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, D.I.Yogyakarta 55581

Email : duniadosenindonesia@gmail.com

Telpon : 081362311132