fbpx

Menyusun Bahan Ajar bagi Tenaga Pendidik

Bahan Ajar

Dalam sistem pembelajaran kehadiran bahan ajar sangat penting, sama pentingnya dengan kehadiran pengajar dan siswa maupun mahasiswa yang diajar. Biasanya dosen maupun tenaga pengajar akan menyusun materi untuk diajarkan besok. 

Namun bisa pula dipersiapkan sepekan atau lebih jauh lagi sebelum hari H kegiatan belajar mengajar dilakukan. Penyusunannya dilakukan oleh dosen dengan memakai teknik atau metode tertentu sesuai kebutuhan dan kondisi. Berikut informasi detailnya. 

Baca juga : Memahami Pentingnya Cek Plagiarisme Dalam Penyusunan Karya Ilmiah

Sekilas Tentang Bahan Ajar 

Agar lebih mudah dalam menyusun bahan ajar maka bisa memahami dulu pengertiannya seperti apa. Secara umum bahan atau materi ajar ini merupakan materi pelajaran yang disusun secara sistematis, yang nantinya digunakan oleh dosen atau guru dan mahasiswa atau siswa dalam kegiatan belajar. (Pannen, 1995). 

Suatu bahan ajar bisa dikatakan unik dan spesifik, unik disini adalah karena hanya bisa digunakan oleh orang-orang tertentu. Sekaligus dalam proses pembelajaran materi tertentu, baik dalam kegiatan belajar secara virtual maupun tatap muka langsung. 

Dikatakan spesifik, karena cara penyusunan dan termasuk penyampaiannya disesuaikan dengan mahasiswa atau siswa. Sehingga isi materi di dalamnya bisa dipahami dengan baik dan mencapai tujuan dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan. 

Tujuan Penyusunan Bahan Ajar 

Penyusunan dari bahan ajar juga memiliki sejumlah tujuan, beberapa diantaranya adalah: 

  • Menyiapkan dan memiliki materi yang tepat untuk disampaikan di kelas kepada siswa dan mahasiswa yang menjadi target dari penyusunannya. 
  • Penyusunan materi dilakukan untuk menyesuaikan dengan kurikulum maupun kebutuhan dari mahasiswa dan siswa di sebuah lembaga pendidikan. 
  • Menyediakan media atau sumber pembelajaran bagi siswa maupun mahasiswa selain dari sumber yang sudah ada, baik dari buku di perpustakaan maupun materi pembelajaran yang disajikan secara online. 
  • Memudahkan mahasiswa maupun siswa dalam memahami materi yang disampaikan oleh dosen atau guru, sebab penyusunan bahan ajar biasanya dibuat sistematis dan menggunakan bahasa yang sudah disesuaikan dengan karakter audiens-nya. 

Kiat Menentukan Bahan Ajar 

Menentukan maupun menyusun bahan ajar memang perlu dikuasai dengan baik oleh tenaga pendidik, seperti dosen dan guru. Sebelumnya perlu menentukan dulu materi dan sumber dari penyusunannya, berikut beberapa kiat yang bisa dilakukan: 

1. Menganalisis Faktor pada Kompetensi 

Kiat pertama dalam menyusun bahan ajar adalah melakukan analisis terhadap sejumlah faktor yang mempengaruhi kompetensi dasar maupun standar kompetensi. Sehingga bisa mengidentifikasi maupun menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi pencapaian kompetensi dasar. 

Misalnya saja menganalisis faktor kognitif, psikomotor, maupun afektif. Analisis ini akan membantu menentukan penyusunan materi sebaiknya seperti apa. Agar bisa lebih mudah dipahami dan penyampaiannya oleh tenaga pendidik juga tanpa masalah berarti. 

2. Menentukan Jenis Bahan Ajar yang Cocok 

Setelah menentukan kompetensi dasar mana saja yang perlu diraih dan mana saja yang perlu dijadikan prioritas. Maka kiat selanjutnya adalah menentukan jenis bahan ajar yang sekiranya paling cocok untuk digunakan. 

Penentuan bahan akan memudahkan tenaga pendidik dalam menentukan sumber dan bagaimana proses penyusunannya. Selain itu bisa meningkatkan efektivitas dari kegiatan pembelajaran, karena materi yang disusun sudah disesuaikan dengan kompetensi yang ingin diraih. 

3. Menentukan Referensi 

Kiat selanjutnya adalah menentukan referensi dari penyusunan bahan ajar yang diperlukan dalam kegiatan mengajar di kelas. Jenis atau sumber referensi ini cukup beragam. Dosen maupun guru bisa mengambil referensi dari video, internet, jurnal, koran, buku, dan mungkin dari majalah dan media cetak jenis lainnya. 

Referensi yang digunakan sebaiknya yang memang terbilang valid atau terpercaya. Sehingga tidak asal dalam menyusun bahan ajar, karena jika sumbernya sendiri tidak valid maka akan demikian juga pada materi yang disusun. 

bahan ajar yang disusun juga sebaiknya terus dikembangkan, apalagi perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan terus terjadi. Bahkan bentuk kurikulum pun biasanya akan berubah seiring berjalannya waktu, agar bisa menyajikan materi pembelajaran yang relevan. 

Penting sekali untuk disiplin atau rutin menyusun bahan ini agar berbagai tujuan di atas bisa tercapai. Sekaligus memastikan ilmu yang didapatkan oleh mahasiswa dan siswa bisa optimal sekaligus sudah sesuai dengan perkembangan zaman, sehingga ilmu tersebut bermanfaat untuk jangka panjang. 

Penulis : duniadosen.com/Pujiati
Editor : Wahyudha Wibisono

Sumber :
https://www.tripven.com
https://www.silabus.web.id

Share ke sosial media

RELATED POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

about

Get Started

Hubungi kami

Jl. Rajawali, Gg. Elang 6, No.2 Drono, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, D.I.Yogyakarta 55581

Email : [email protected]

Telpon : 081228474322