fbpx

Pemutakhiran Data Profil Author dan Jurnal Ilmiah di Aplikasi SINTA

Pemutakhiran Data Profil Author dan Jurnal Ilmiah di Aplikasi SINTA

Pemutakhiran data SINTA – Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) / Badan Riset dan Inovasi Nasional meluncurkan SINTA  sejak tahun 2017 dan aktif sampai sekarang. Melalui aplikasi ini, maka memberi kemudahan dalam melakukan pengukuran kinerja IPTEK di kalangan akademisi. 

Kabar terbaru menyebutkan bahwa Kemenristek mengeluarkan surat edaran baru yang meminta seluruh dosen untuk melakukan pemutakhiran data SINTA. Pemutakhiran data ini sendiri ada dua, yakni data pada profil dan juga data pada daftar jurnal ilmiah yang sudah dipublikasikan. 

Baca juga : Kemenristek/BRIN Umumkan 500 Peneliti Terbaik Indonesia Versi SINTA

Pemutakhiran Data Profil dan Jurnal Ilmiah di SINTA 

Berdasarkan surat Kementerian Riset dan Teknologi dengan nomor B/37/E5.2/KI.02.00/2021 dan juga nomor B/38/E5.2/KI.02.00/2021. Dijelaskan bahwa terdapat permintaan dari Kemenristek untuk melakukan perubahan atau pemutakhiran data SINTA.

Pada surat nomor B/37/E5.2/KI.02.00/2021 disebutkan bahwa ada himbauan untuk para Ketua Redaksi Jurnal Ilmiah untuk melakukan update data jurnal ilmiah di dalam aplikasi SINTA. 

Terdapat dua poin dalam pemutakhiran data SINTA untuk daftar jurnal ilmiah yang diterbitkan. Yakni: 

  • Pemutakhiran daftar artikel pada akun Google Scholar. 
  • Penulisan penomoran terbitan, yang sesuai dan juga dibuat baku untuk mengikuti ketentuan terkait penulisan penomoran penerbitan tersebut. 

Pada poin kedua, lebih jelasnya juga disampaikan mengenai contoh pemutakhiran penulisan nomor terbitan. Yakni mencantumkan nomor volume, nomor terbitan, diikuti tahun terbitan, dan juga menggunakan angka Arab. 

Contohnya untuk proses publikasi dua jurnal ilmiah sekaligus dalam kurun waktu satu tahun, maka penulisannya adalah sebagai berikut: 

Volume 1 Nomor 1 Tahun 2020 dan Volume 1 Nomor 2 Tahun 2020;

Volume 2 Nomor 1 Tahun 2021 dan Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021, dst

Sedangkan untuk surat pemutakhiran data SINTA dari Kemenristek dengan nomor B/38/E5.2/KI.02.00/2021 menjelaskan mengenai perubahan data untuk profil author pada aplikasi SINTA. 

Dijelaskan di pembuka, bahwa sejak diluncurkan di tahun 2017 sampai sekarang melalui aplikasi SINTA mencatat sudah ada 200.000 author. Data tersebut berasal dari seluruh dosen di perguruan tinggi dan juga litbang di seluruh Indonesia. 

Memasuki awal tahun 2021, maka diminta untuk melakukan pemutakhiran data profil author yang tentu wajib dilakukan oleh 200.000 author yang resmi terdaftar di SINTA tadi. Dijelaskan pula mengenai proses atau langkah-langkah untuk pemutakhiran data SINTA di bagian profil, yaitu: 

  • Masuk ke menu “Update Profile”. 
  • Mengisi publon ID dan juga Garuda ID. 
  • Melakukan sinkronisasi dokumen dengan menekan tombol “Request Sinc” yang sudah disediakan oleh sistem di aplikasi SINTA. 
  • Permintaan sinkronisasi dilakukan pada dua menu, yakni WoS Document dan juga Garuda Document. 

Adapun panduan lebih lengkap terkait pembuatan publon untuk ID dan Garuda ID sendiri oleh para austhor bisa mengunjungi link http://bit.ly/Sinta-AuthorIDPublons dan juga di link http://bit.ly/Sinta-AuthorIDGaruda

Melalui dua link panduan tersebut, maka akan memudahkan para author untuk melakukan update pada bagian profil. Sehingga membantu meminimalkan kesalahan pada saat proses pemutakhiran SINTA pada bagian profil. 

Selain itu, dijelaskan pula bahwa para author juga dapat menambahkan data prototipe atau produk hasil penelitian. Panduan untuk melakukan penambahan data prototipe ini sendiri bisa dilakukan dengan mengunjungi link http://bit.ly/Sinta-ProductPrototype 

Tujuan Pemutakhiran Data 

Dibuatnya dua surat untuk pemutakhiran data SINTA tersebut bertujuan untuk mendukung proses peluncuran aplikasi SINTA versi 3.0. Sehingga data yang termuat di dalam SINTA versi sebelumnya perlu diupdate mengikuti data terbaru. 

Sedangkan untuk data pada profil, perlu disinkronisasikan untuk memastikan data ini tetap termuat saat mengakses SINTA versi 3.0 yang sebentar lagi akan diluncurkan oleh Kemenristek. 

Berhubung surat edarannya sudah jelas, dan di cantumkan pula link untuk mendapatkan panduan proses pemutakhiran data. Maka usahakan untuk segera dilakukan, supaya tidak ada kendala saat mengakses SINTA versi terbaru nanti. 

Baca juga : Selamat! Jurnal UNY Menang SINTA Award
Baca juga : Pemberitahuan Pengecekan Kualitas Data Di SINTA

Manfaat Terus Mengikuti Pemutakhiran Data di SINTA 

Mengikuti arahan untuk melakukan  pemutakhiran data SINTA sesuai kedua surat edaran dari Kemenristek tentu bukan tanpa manfaat. Mengikuti arahan tersebut memberi manfaat berikut: 

1. Memastikan Ada Kesesuaian Data 

Adanya update versi terbaru dari Aplikasi SINTA memunculkan kemungkinan ada data yang tidak sesuai. Yakni sebagai efek dari tidak sinkronnya data antara versi lama dengan yang baru. 

Sehingga proses pemutakhiran data perlu dilakukan oleh masing-masing author dan juga redaksi publikasi jurnal ilmiah. Tujuannya adalah untuk menyesuaikan data, supaya bisa update data terkini di versi terbaru tanpa perlu memasukan data lama. 

2. Kemudahan Mengakses Aplikasi SINTA 3.0 

Jika data belum sinkron antara aplikasi SINTA versi lama dan baru, maka akan menyulitkan untuk mengakses versi baru. Sebab ada kemungkinan data tidak sesuai atau malah data hilang sama sekali. 

Mencegahnya, maka Anda perlu melakukan pemutakhiran data SINTA sesuai dengan permintaan atau himbauan dari Kemenristek tadi. Supaya pada saat SINTA versi 3.0 diluncurkan maka bisa meneruskan update jurnal ilmiah terbaru dengan mudah. 

Workshop Pengelolaan Aplikasi SINTA

3. Sebagai Portofolio Terkini 

Update profil dan juga update daftar jurnal ilmiah terbaru yang sudah dipublikasikan di SINTA akan membantu menjadi portofolio. Sehingga data ini akan digunakan oleh Kemenristek untuk memudahkan author mengikuti berbagai program. 

Misalnya program dana hibah, yang tentu perlu mengecek riwayat publikasi jurnal ilmiahnya seperti apa. Semakin rutin dan juga semakin banyak yang terindeks di database bereputasi. 

Maka kesempatan untuk mendapatkan program tersebut semakin besar. Oleh sebab itu pemutakhiran data perlu dilakukan rutin, terutama ketika ada himbauan yang umumnya pemutakhiran meluas untuk poin lain. 

Supaya memperkuat portofolio untuk mendapatkan lebih banyak program yang mendukung kegiatan penelitian dan publikasi jurnal hasil penelitian yang disusun. Hal ini tentunya mendukung pengembangan terhadap penelitian yang dipersiapkan. 

4. Pengukuran Prestasi Terukur dengan Baik 

Tujuan utama dari dirilisnya aplikasi SINTA di tahun 2017 lalu adalah untuk memberi kemudahan dalam mengukur prestasi IPTEK dari setiap akademisi, khususnya dosen selaku peneliti. 

Lewat update informasi publikasi jurnal secara berkala di aplikasi ini, maka memudahkan Kemenristek untuk mengetahui author mana saja yang terbilang sangat disiplin, cukup disiplin, sampai tidak disiplin sama sekali. 

Tujuannya selain untuk mengecek produktivitas, juga mengecek perkembangan penelitian demi kemajuan IPTEK di tanah air. Oleh sebab itu dengan mengikuti proses pemutakhiran data SINTA maka akan mensukseskan proses pengukuran prestasi dari Kemenristek tersebut. 

Data yang dicantumkan di dalam aplikasi SINTA memang perlu di update secara berkala. Memasuki tahun 2021 ini, memang ada himbauan untuk pemutakhiran data SINTA pada bagian profil dan daftar jurnal ilmiah yang sudah dipublikasikan. 

Selain menunggu adanya himbauan, update informasi di SINTA juga perlu disesuaikan kondisi di lapangan. Yakni rutin memutakhirkan data jurnal ilmiah yang sudah dipublikasikan, yang tentu bisa kapan saja. Semakin disiplin melakukan update semakin mudah untuk membangun portofolio penelitian yang baik. 

Penulis : Pujiati
Editor : Wahyudha Wibisono

Share ke sosial media

RELATED POST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about

Get Started

Hubungi kami

Jl. Rajawali, Gg. Elang 6, No.2 Drono, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, D.I.Yogyakarta 55581

Email : [email protected]

Telpon : 081228474322