fbpx

Yuk Perhatikan 4 Prinsip Menulis Buku Monograf

menulis buku monograf

Satu hal yang perlu dipahami dalam menulis buku monograf adalah tujuannya. Tujuan menulis buku monograf adalah melahirkan buku yang tepat sasaran dan digunakan untuk sumber pembelajaran.  Tidak dipungkiri menulis buku sebuah tantangan yang berat meskipun para penulis adalah seorang dosen dan pendidik. Sebelum menulis buku, sebaiknya dosen memperhatikan 4 prinsip menulis buku monograf. Berikut ulasannya.

Ilmu Pengetahuan

Betapa berharganya ilmu pengetahuan, karena tanpanya hidup terasa membosankan dan tidak membahagiakan. Sebaliknya, hidup dengan ilmu pengetahuan akan lebih mujur dan bermakna. Oleh sebab itu, pentingnya ilmu pengetahuan dalam proses menulis buku.

Ketika menulis buku jangan terfokus pada royalty atau ketenaran, tetapi juga memberikan dampak besar bagi semua pembaca. Bagaimanapun juga, ilmu pengetahuan sebagai sarana dasar bangsa Indonesia menjadi pribadi yang lebih cerdas, berfikir matang dan bersikap dewasa dalam menyikapi suatu masalah.

menulis buku monograf
Ilustrasi, menulis buku. (Sumber Foto: www.unyp.cz/news/)

Melatih Keterampilan

Ada banyak jalan melatih keterampilan, tidak sekadar memberikan kursus, tapi juga dapat melalui dengan menulis buku. Misalnya isi buku mengulas tentang peluang dan mengasah kemampuan pembaca.

Pada dasarnya menulis merupakan proses yang dilalui dari tahapan merangkai kata mencurahkan ide yang enak dibaca dan mudah dipahami. Menulis adalah proses yang berkembang. Bagi dosen yang merasa tidak mampu menulis, pernyataan itu tentu sangat dipertanyakan. Bagaimana seseorang bisa menjadi dosen tanpa memiliki kemampuan menulis?.

Apakah tidak menulis tesis, disertasi, dan jurnal? Penyebab dosen tidak banyak menulis adalah gengsi dengan rekan kerjanya ketika terbaca dan kurang maksimal. Penulis hebat sekalipun pernah mengalami fase ketidakjelasan dalam menulis.

Sehingga perlu berani mencoba menulis, dari buku pertama dosen akan menemukan kepercayaan diri, maka menulislah.

Mandiri

Manfaat memiliki etos kemandirian tidak hanya berdampak pada dunia pendidikan. Jangka panjangnya, juga akan mempengaruhi beberapa aspek lain, yang turut mengikutinya. Di antaranya terjadi perubahan di bidang perekonomian, kemandirian pangan, dan pendapatan per kapita.

Ketika kemandirian sudah menjadi kebiasaan sebagian orang, maka dampak yang akan ditimbulkan semakin besar. Sudut pandang positif semacam inilah yang seharusnya dimasukkan ketika Anda menulis buku.

Buku adalah cerminan diri penulis, sehingga tidak masalah ketika penulis melakukan interpretasi presentasi dalam mengajar ke dalam tulisan buku.  Baik buku monograf maupun buku ajar, ketika buku dibuat dari karakter penulis itu sendiri, maka penulis tidak perlu membanding-bandingkan dengan buku karya orang lain.

Kecuali untuk melakukan review keilmuan di dalamnya. Sehingga kemandirian dalam menulis menjadi kunci selesainya buku. Penulis akan menentukan sendiri awal dan akhir waktu pengerjaan.

Hidup Bersosial

Prinsip menulis buku yang terakhir adalah melatih seseorang untuk hidup bersosial. Sebab perkembangan teknologi saat ini membuat banyak orang yang hidup individualis. Sehingga kehidupan sosial dikesampingkan. Padahal, hidup bersosial menjadi salah satu membangun konektivitas.

Konektivitas tidak sekadar membangun hubungan. Lebih dari itu, konektivitas sebagai dasar untuk membangun sebuah tujuan yang lebih bagus. Analogi sederhana, ketika Anda menulis buku, Anda membutuhkan konektivitas dengan penerbit buku. Tanpa penerbit buku, buku dan Anda bukanlah siapa-siapa.

Berkat penerbit buku penyebaran buku tersebar di pasar dan dikenal banyak pembaca. Secara tidak sadar, membukakan peluang lain. Misal peluang menjadi pembicara terkait tema tulisan dan semacamnya.

Dilain sisi, proses menulis buku akademis seperti monograf ini adalah proses interaksi akademik yang perlu di bangun agar perkembangan pendidikan indonesia dibangun secara bersama – sama dan saling melengkapi. Indonesia membutuhkan interaksi akademik selain dalam proses pendidikan tapi juga penunjangnya seperti buku.

Itulah empat prinsip tujuan menulis buku, meskipun sulit empat prinsip ini harus benar-benar dipahami. Agar buku yang ditulis memiliki visi dan misi yang jelas dan memberi manfaat. Jadi tidak hanya memberi manfaat untuk diri sendiri tetapi juga untuk pembaca.

 

Sumber: ebook Strategi Jitu Menulis Buku Monograf, Penerbit Buku Deepublish.

Share ke sosial media

RELATED POST

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

about

Get Started

Hubungi kami

Jl. Rajawali, Gg. Elang 6, No.2 Drono, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, D.I.Yogyakarta 55581

Email : [email protected]

Telpon : 081228474322