fbpx

Syarat Dosen Pembimbing Skripsi yang Harus Diketahui

syarat dosen pembimbing skripsi

Syarat Dosen Pembimbing Skripsi. Memenuhi syarat dosen pembimbing skripsi kemudian ditunjuk untuk menjadi dosen pembimbing termasuk prestasi. Pasalnya, tidak semua dosen di Indonesia memiliki kemudahan bahkan kesempatan untuk ditunjuk menjadi dosen pembimbing. Oleh sebab itu, ketika berhasil menjadi dosen pembimbing maka perlu merasa bangga. 

Kemudian menjadikannya sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri dan semangat terus dalam menjalankan tugas-tugas dosen. Menjadi dosen pembimbing mungkin bagi beberapa dosen adalah impian, karena sudah tentu ada banyak manfaat atau keuntungan bisa didapatkan. 

Lalu, apa saja syarat yang harus dipenuhi untuk mendapat kepercayaan dari akademik menjadi dosen pembimbing? Simak informasinya di bawah ini. 

Pengertian Dosen Pembimbing Skripsi 

Dosen pembimbing skripsi adalah dosen yang ditunjuk oleh Koordinator Program Studi berdasarkan ketentuan yang berlaku dan sesuai bidang keahliannya untuk membimbing mahasiswa dalam menyusun skripsi sebagai tugas akhir. 

Skripsi diketahui menjadi syarat wajib yang harus dipenuhi oleh semua mahasiswa S1 untuk bisa lulus dari jenjang pendidikan tersebut. Dalam penyusunannya, mahasiswa akan didampingi dua dosen pembimbing. Namun, jumlah dosen pembimbing skripsi ini bisa berbeda antara satu kampus dengan kampus lain karena kebijakan internal. 

Dosen yang menjadi pembimbing skripsi kemudian dihadapkan pada sejumlah tugas. Tujuannya adalah untuk memastikan skripsi disusun sesuai dengan aturan, isinya jelas sesuai dengan judul atau topik penelitian, dan juga memastikan skripsi tersebut berhasil diselesaikan oleh mahasiswa. 

Syarat Dosen Pembimbing Skripsi 

Melihat definisi dari dosen pembimbing skripsi yang sifatnya ditunjuk oleh pihak kampus. Maka kampus memiliki kriteria tersendiri dalam menunjuk siapa saja yang bisa menjadi dosen pembimbing. Secara umum, berikut adalah beberapa syarat dosen pembimbing skripsi yang perlu dipenuhi: 

1. Kredibilitas Dosen 

Syarat pertama yang harus dipenuhi oleh dosen yang ingin menjadi dosen pembimbing adalah punya kredibilitas. Maka dosen sudah harus membangun kredibilitas ini sejak dini, yakni sejak awal merintis karir sebagai dosen. Kredibilitas ini bisa dilihat dari aspek kualifikasi pendidikan, daftar prestasi selama menjadi dosen, dan lain-lain. 

Bagi dosen yang sudah meraih gelar pendidikan tinggi minimal Magister dan bahkan jika sudah menjadi Doktor. Maka akan memiliki kesempatan besar menjadi dosen pembimbing skripsi dibandingkan dosen yang belum menyelesaikan pendidikan pascasarjana. 

Selain itu, juga dilihat dari bidang keilmuan yang diambil apakah sesuai dengan jurusan yang diambil mahasiswa. Sebab, saat mahasiswa komunikasi menyusun skripsi maka butuh dampingan dosen dari jurusan yang sama. Jika berbeda, maka isi skripsi dijamin akan banyak salahnya karena dibimbing dosen diluar bidang keilmuannya. 

Ditambah lagi dengan prestasi akademik yang diraih. Mulai dari jabatan akademik dosen tersebut. Lalu, publikasinya seperti apa, keaktifannya mengajar, melakukan penelitian, dan mengabdi kepada masyarakat. Semakin banyak prestasi ditorehkan semakin mudah mendapatkan kepercayaan menjadi dosen pembimbing. 

2. Memiliki Pengalaman 

Syarat dosen pembimbing skripsi yang kedua adalah memiliki pengalaman. Yakni pengalaman dalam mengajar dan melaksanakan tugas-tugas dosen yang lainnya. Mencakup semua isi dari Tri Dharma seperti mengajar, meneliti, dan juga melakukan program mengabdi kepada masyarakat. 

Pengalaman dosen dilihat dari seberapa lama dosen tersebut menjalankan profesi dosen itu sendiri. Tentunya dengan melihat pula prestasi yang diraih, apakah termasuk dosen yang disiplin dalam menjalankan tugas-tugas dosen atau tidak. Sehingga semakin lama dosen tersebut mengajar semakin mudah menjadi dosen pembimbing. 

Secara umum, perguruan tinggi akan memprioritaskan dosen yang sudah mengajar selama 2 tahun atau lebih. Sehingga setiap mahasiswa akan didampingi setidaknya dua dosen senior. Biasanya antara satu dosen senior dengan pengalaman lebih dari 2 tahun dengan dosen yang pengalamannya sudah mencapai 2 tahun (dosen muda). 

Pengalaman ini penting untuk membuktikan bahwa dosen menguasai bidang keilmuan yang menjadi pakarnya. Selain itu, paham betul bagaimana menyusun karya tulis ilmiah yang baik dan benar karena skripsi adalah karya tulis ilmiah juga. Dosen yang berpengalaman tentu sudah menulis banyak karya ilmiah. 

3. Menjunjung Tinggi Profesionalitas 

Profesionalitas juga menjadi satu diantara sekian syarat dosen pembimbing skripsi yang perlu diketahui dan dipenuhi oleh calon dosen pembimbing. Profesionalitas ini berkaitan dengan sikapnya dalam mengemban setiap tugas dan amanah yang diberikan pihak kampus. 

Bisa dilihat dari prestasi akademik yang ditorehkan, misalnya dari kedisiplinan dosen melakukan publikasi. Dosen yang rutin mempublikasikan karya ilmiah akan meningkatkan jumlah publikasi suatu perguruan tinggi dan berdampak baik bagi branding akademik institusi tersebut. 

Selain itu, pihak kampus akan melihat seberapa besar tanggung jawab dosen dalam mengemban tugas dan amanah tambahan. Dosen yang profesional dijamin akan menerima setiap tugas tambahan yang diberikan kampus. Entah itu ditunjuk menjadi tim PAK, kepala prodi, dan lain-lain. 

Tidak hanya menerima namun juga melaksanakan tugas-tugas tersebut dengan baik. Sehingga menjadi bukti bahwa dosen yang bersangkutan memiliki profesionalitas yang tinggi. Sehingga saat dipercaya menjadi dosen pembimbing maka bisa menjalankan tugas-tugas sebagai dosen pembimbing. 

4. Pribadi yang Tegas 

Selama menjalankan tugas dosen ada baiknya terus membangun diri memiliki karakter yang tegas. Ketegasan kemudian menjadi salah satu syarat dosen pembimbing skripsi. Sebab dosen yang kurang tegas akan kurang dihargai oleh mahasiswanya sehingga efeknya kurang baik. 

Dosen yang terlalu diremehkan akan membuat setiap apa yang disampaikan enggan untuk didengarkan oleh mahasiswa. Padahal saat menjadi dosen pembimbing perlu ketegasan dalam banyak hal. Sebab skripsi bukan sesuatu yang disusun dengan karakter yang lembek, harus tegas dan punya tujuan yang jelas. 

Oleh sebab itu, para dosen yang sangat dihargai mahasiswa dan dikenal punya kepribadian yang tegas. Dijamin memiliki kesempatan sangat besar untuk menjadi dosen pembimbing. Sehingga bisa tegas dalam memberi koreksi dan tidak pernah segan untuk memberikan revisi pada beberapa lembar skripsi yang disusun mahasiswa. 

Jika kurang tegas, maka dosen bisa acuh tak acuh terhadap standar kualitas penyusunan skripsi. Oleh sebab itu, dosen pembimbing hanya diamanahkan kepada para dosen yang cenderung tegas. Berani mengatakan tidak untuk hal yang salah dan begitu pula sebaliknya. 

5. Dikenal sebagai Dosen yang Disiplin

Jika ingin menjadi dosen pembimbing, maka selain memenuhi syarat dosen pembimbing skripsi di atas. Juga harus bisa memenuhi syarat menjadi pribadi yang disiplin bahkan punya disiplin yang tinggi. Kenapa? Sebab saat mahasiswa menyusun skripsi banyak yang mengalami kesulitan dan akhirnya malas. 

Oleh sebab itu banyak mahasiswa yang terlambat lulus dan menunda kelulusannya sampai tahun depan. Ada kalanya bahkan bisa bertahan di kampus lebih dari enam tahun bahkan bisa sampai ada peringatan terkena DO (drop out). Oleh sebab itu, mereka butuh dosen yang disiplin agar bisa rutin melakukan bimbingan dan secepatnya mengikuti sidang. 

Kedisiplinan dosen oleh pihak kampus akan diperhatikan dari banyak hal. Dimulai dari kegiatan mengajar dimana dosen jarang izin tidak mengajar, selain itu juga masuk ke kelas tepat waktu. Kedisiplinan juga terlihat dari rajin tidaknya dosen melakukan tugas lain. 

Termasuk menulis dan melakukan publikasi terhadap tulisan tersebut. Semua dosen tentu diwajibkan untuk menulis, dan prosesnya panjang, Tanpa komitmen dan kedisiplinan yang tinggi dijamin satu buku tidak akan selesai. Oleh sebab itu, dosen yang produktif adalah dosen disiplin dan berkesempatan menjadi dosen pembimbing. 

6. Memiliki Karakter yang Kuat 

Syarat berikutnya untuk bisa menjadi dosen pembimbing adalah memiliki karakter yang kuat. Karakter ini maksudnya adalah karakter yang lurus dan selalu menjadi pribadi yang lurus. Sehingga menjadi dosen yang juga tegas dalam hal tata aturan, ketentuan dari berbagai pihak terutama kampus, dan sebagainya. 

Dosen dengan karakter yang kuat seperti ini ideal untuk ditunjuk menjadi dosen pembimbing. Sehingga tidak mudah mendapatkan gratifikasi dari mahasiswa untuk memberi keringanan pada kesalahan skripsi yang dibuat. Hal ini tentu menyalahi aturan, karena memperbesar peluang membangun generasi yang korup. 

Dosen dengan karakter yang lemah akan mudah goyah, apalagi jika diberi gratifikasi yang menggiurkan. Sehingga standar kualitas penyusunan skripsi bisa diabaikan, yang tentu menurunkan kualitas karya tulis ilmiah yang dibuat mahasiswa semester akhir. 

Jika sudah menjadi budaya dan dilakukan dosen lainnya maka kualitas perguruan tinggi juga akan terancam. Masyarakat akan tahu bahwa nilai bisa dibeli di perguruan tinggi tersebut. Oleh sebab itu, jika ingin menjadi dosen pembimbing skripsi pastikan punya karakter kuat dan selalu mengikuti aturan yang ada. 

Baca Juga:

Tugas Dosen Pembimbing Skripsi

Jika sudah memenuhi sejumlah syarat dosen pembimbing skripsi maka akan mendapat tambahan tugas dari tugas yang sudah ada. Tugas tersebut mencakup beberapa hal di bawah ini: 

1. Mendukung Mahasiswa Menyelesaikan Skripsi Tepat Waktu 

Tugas yang pertama dari dosen pembimbing skripsi adalah mendukung mahasiswa untuk menyelesaikan skripsi yang disusunnya. Dalam hal ini dosen akan membantu semaksimal mungkin agar mahasiswa segera menyelesaikan penyusunan skripsi tersebut. Semakin cepat selesai maka semakin cepat mereka lulus kuliah. 

Dosen kemudian perlu membantu banyak hal, termasuk memberikan motivasi agar mahasiswa semangat mengejar skripsinya. Motivasi penting bagi mahasiswa tingkat akhir karena mudah sekali down. Misalnya saat mendapati fakta skripsi yang diperiksa dosen pembimbing banyak revisi. 

Revisi adalah hal normal, dan dosen perlu menjelaskan kepada mahasiswa mengenai hal ini. Apalagi, lebih baik revisi di hadapan dosen pembimbing sendiri yang tugasnya menolong mahasiswa. Dibanding tidak bisa menjawab dengan baik dan benar saat sidang yang menentukan nilai skripsi itu sendiri. 

2. Menyediakan Waktu untuk Bimbingan 

Dosen yang sudah memenuhi syarat dosen pembimbing skripsi dan mendapat kepercayaan dari koordinator menjadi dosen pembimbing. Maka juga memiliki kewajiban untuk menyediakan waktu khusus memberikan bimbingan. Sehingga diharapkan tidak pernah mempersulit mahasiswa untuk melakukan bimbingan. 

Ada kalanya, mahasiswa mengeluh berhadapan dengan dosen yang susah untuk ditemui. Sehingga skripsi yang disusunnya tidak kunjung diperiksa dan kemudian tidak kunjung selesai. Menghindari dosen dijadikan penyebab lambatnya mahasiswa menyelesaikan skripsi, maka harus menyediakan waktu khusus. 

Dosen yang super sibuk kemudian bisa mencoba menyediakan waktu khusus, Entah itu hanya 30 menit maupun 1 jam dalam sehari untuk melakukan bimbingan skripsi. Sehingga kesibukan lainnya tetap berjalan dan mahasiswa bisa tetap terbantu untuk melakukan bimbingan secara rutin. 

3. Mengarahkan Penulisan Skripsi Mahasiswa

Dosen pembimbing skripsi juga memiliki tugas untuk mengarahkan penulisan skripsi kepada mahasiswa. Mengarahkan disini maksudnya adalah memberikan arahan bagaimana menyusun skripsi yang baik dan benar. Sebab skripsi termasuk karya tulis ilmiah dan ada sekian aturan struktural yang menyertainya. 

Mahasiswa mungkin baru pertama kali menyusun karya tulis ilmiah secara detail seperti skripsi. Sehingga masih banyak yang bingung dan melakukan kesalahan di beberapa bab atau bahkan di semua bab. Dosen pembimbing memiliki tugas untuk meminimalkan dan bahkan menghilangkan kesalahan semacam ini. 

Sehingga setiap kali memeriksa dokumen skripsi dari bab pertama sampai akhir, masalah struktur penulisan juga perlu diperhatikan. Hal inilah yang membuat mahasiswa didampingi oleh setidaknya dua dosen pembimbing. Sehingga ada yang fokus ke isi, dan ada yang fokus ke struktur penulisan. 

4. Membantu Menyediakan Referensi 

Dosen pembimbing yang sudah berusaha memenuhi berbagai syarat dosen pembimbing skripsi kemudian juga memiliki tugas untuk menyediakan referensi. Pada dasarnya hal ini bukan tugas wajib karena dosen bisa hanya memberikan pengarahan saja kepada mahasiswa di tingkat akhir. 

Hanya saja untuk membantu memperdalam pembahasan skripsi yang disusun mahasiswa di bawah bimbingannya. Nyaris tidak ada dosen yang tidak memberikan referensi yang sesuai dengan berkualitas. Sehingga membantu mahasiswa lebih paham topik penelitian yang diangkat dan bagaimana mendapatkan data yang akurat. 

Bahkan dengan memberikan referensi, dosen pembimbing bisa sekaligus mendapatkan banyak keuntungan. Misalnya saja dengan merekomendasikan hasil tulisannya di dalam jurnal internasional. Hal ini akan berdampak bagus bagi jurnal yang disusun karena akan disitasi, dan mahasiswa mendapat referensi yang memang tepat atau kredibel. 

5. Memberi Nilai saat Sidang Skripsi 

Tugas berikutnya dari dosen pembimbing adalah memberi nilai saat mahasiswa di bawah bimbingannya menjalani sidang skripsi. Skripsi sendiri memiliki bobot nilai yang besar, karena jumlah SKS yang tinggi. OLeh sebab itu mahasiswa perlu berjuang untuk mendapat nilai A atau minimal B saat sidang skripsi berlangsung. 

Nilai dari sidang skripsi ternyata tidak hanya datang dari dosen penguji, melainkan juga dari dosen pembimbing. Dosen pembimbing bisa berkontribusi memberi nilai karena paham juga seberapa paham mahasiswa tersebut dalam memahami penelitiannya. 

Selain itu, bisa menilai juga keseriusan mahasiswa dalam mengerjakan skripsi tersebut. Namun, poin-poin yang diperhatikan dosen pembimbing saat memberi nilai tentunya perlu disesuaikan dengan aturan yang ada. Maka dosen sudah harus menyiapkan penilaian ini sejak awal memberikan bimbingan. 

Meskipun mendapatkan tambahan tugas, namun dosen tentu perlu mencoba menjadi dosen pembimbing. Sebab masih menjadi satu kesatuan dengan tugas lainnya, dan tentu bisa mendapatkan banyak manfaat dari pilihan ini. 

Keuntungan Ditunjuk Menjadi Dosen Pembimbing Skripsi 

Syarat dosen pembimbing skripsi memang tidak terlalu banyak, namun bukan berarti sangat mudah untuk dipenuhi. Aktualnya banyak yang mengalami kesulitan untuk memenuhinya karena butuh komitmen tinggi. Oleh sebab itu perlu mencoba memenuhi syarat-syarat di atas sejak dini. 

Usaha ini tidak akan sia-sia karena selama menjadi dosen pembimbing bisa mendapat banyak sekali keuntungan. Dimulai dari keuntungan secara ekonomi, karena menjadi dosen pembimbing juga merupakan pekerjaan tambahan yang memberi penghasilan tambahan pula. 

Selain itu, bisa memperoleh pengalaman berharga dengan semua pengalaman memberikan bimbingan. Sekaligus membantu memperdalam bidang keilmuan yang dipelajari, karena akan selalu belajar terus selama menjadi dosen pembimbing. Tujuannya agar bisa memberi arahan terbaik dan membantu mahasiswa sukses menyusun skripsi berkualitas. 

Oleh sebab itu, tidak perlu ragu mencoba memenuhi sejumlah syarat dosen pembimbing skripsi yang dijelaskan di atas. Jika ada niat dijamin ada kemudahan yang menyertainya. 

Baca Juga:

Pentingnya Academic Branding di Kalangan Dosen dengan SINTA

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Dosen dalam Menulis Buku Monograf

Kekayaan Intelektual yang Dihasilkan oleh Dosen, Pentingkah untuk Diurus?

Kenapa Forlap Dikti Berubah Menjadi PDDikti?

Jenjang Karir Dosen PNS yang Wajib Anda Ketahui

Di tag :

RELATED POST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about

Get Started

Hubungi kami

Jl. Rajawali, Gg. Elang 6, No.2 Drono, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, D.I.Yogyakarta 55581

Email : duniadosenindonesia@gmail.com

Telpon : 081362311132

Duniadosen.com © 2020 All rights reserved

Dibuat dengan ❤ di Jogja